BANGGA menjadi seorang “Laziale”


Dear, Lazio

ekolazialeTahun ini genap 10 tahun aku menjadi seorang Laziale. Dimulai ketika melihat pertandingan antara lazio dengan AC parma saat itu masih dalam masa keemasan dan masih memiliki pencetak gol yang sangat disegani di ITALIA bahkan di EROPA hernan crespo dan punya play maker juan veron dan parma memiliki gigi buffon saat itu usiaku 22 tahun, tepatnya pada tahun 2000, sebaris kata telah mengubah hidupku selanjutnya, dan kata itu adalah LAZIO. Tak ada sesuatu yang spesial dari kata LAZIO, tidak pemainnya, tidak prestasinya, tidak warnanya, tidak lambangnya, tidak pula prestasinya. Hanya LAZIO apa adanya. Tahun-tahun sekitar 1998-2001 merupakan puncak pencapaian seorang Laziale, ditandai dengan raihan Scudetto, Piala Winners, Piala Super Eropa, Copa Italia dan Super Italia. Warna birulangit menggema di dunia. Namun masa-masa itu tidak pernah terulang kembali, dimana sekarang LAZIO adalah sebuah klub yang berjuang mencari pencapaian terbaiknya. Beruntung, rasa Lazialita ini masih terus berderu di hati terdalam.

Ketika Lazio diatas, aku seorang Laziale sebaliknya ketika Lazio sedang terpuruk, aku juga tetap bangga mengatakan aku seorang Laziale. Di atas segalanya Laziale adalah pilihan hidup, dimana loyalitas dan kesetiaan manusia diukur dari prinsip yang dipegang seumur hidupnya. Biarpun merah, biru hitam, merah hitam, hitam putih mengelilingi dan mendekap pikiranku, hal tersebut hanyalah selayang pandang. Apakah itu hanya sebatas emosionalitas sementara? Tidak untuk kesetiaan selama 10 tahun, tidak untuk hidup terpisah puluhan ribu kilometer dari klub tercinta.

Biarkanlah masa-masa sulit ini dikenang sebagai masa yang akan diingat untuk beberapa tahun ke depan, masa-masa dimana Lazialita kita diuji dan masa-masa dimana godaan semakin besar. Percayalah, masa depan masih panjang dan kita tidak sendiri. Karena tanpa masa-masa sulit ini, maka kita tidak akan pernah menjadi seorang Laziale yang setia dan masa inilah perasaan Lazialita tumbuh semakin besar. Terima Kasih, Lazio atas segalah masa-masa indah yang pernah aku lalui. Tak ada masa yang suram bersamamu.

Bendera-bendera dikibarkan. Satu kesatuan yang dihormati. Hanya Lazio yang dicinta.
(Bandiera da sventolare. Una Maglia da rispettare. Solo La Lazio Da Amare)

your freind,

eko monot laziale

6 Tanggapan to “BANGGA menjadi seorang “Laziale””

  1. ashev laziali Says:

    asik banget sob..
    baca karya lo bikin bulu kuduk gw berdiri..
    senang ato sedih,, entah gw juga bingung perasaan gw pas pertama kali baca karya lo.
    mgkn saking dalemnya makna yang ada dalam karya lo ini.
    maf gw suka ngutip kata2 “Bendera-bendera dikibarkan. Satu kesatuan yang dihormati. Hanya Lazio yang dicinta”.
    (Bandiera da sventolare. Una Maglia da rispettare. Solo La Lazio Da Amare).
    thank’s banget sob..
    dengan sering baca karya lo ini, rasa cinta gw ma lazio semakin dalem.
    forza lazio!!!

  2. LAZIALE SEJATI bangga dengan mu bro SAY YES 2 LAZIO,say No 2 romaNISTA

  3. kunjungan pertama sob..
    sblmnya slm knl dr sy, Laziale asal sorong, papua barat.
    ulasan artikelnya bagus bngt sob.
    trnyata bukan cuma sy sj yg setia dgn LAZIO.
    sy sdh 14 thn jd Laziale dan sy bangga jd Laziale dan itu adlh pilihan hidup sy sampai kapanpun.
    FORZA LAZIO

  4. mantab mas 😀 fai il bravo

  5. cy omg dwink.com/files/dl.php?v4y3s2-Photo04.JPG

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: