Tetes “Darah”keprawanan


Dalam wawancara disebuah stasiun TV swasta Dr Boyke pernah mengatakan,bahwa 90% seorang lelaki, khususnya di Indonesia menginginkan istrinya pada malam pertama haruslah masih “prawan”.

ekolazialeAda cerita seorang yang jatuh cinta lewat chating,walaupun belum ketemu mereka berdua sudah sepakat untuk saling setia,si cewek udah bercerita bahwa keada’anya sudah tidak “prawan” lagi,dan siapa yang mengambil “darah” keprawananyapun diceritakan pada cowoknya,sang cowok yang memang udah berkomitmen dan akan menerima apapun keada’anya tetap ingin menjalin hubungan itu.

Tidak lama mereka sepakat untuk ketemu,dipertemuan itu mereka berdua ternyata menginginkan hubungan itu akan sampai dipelaminan,tapi batu sandung dalam menjalin hubungan pacaran mereka sangat terjal,dalam tiga bulan mereka saling ketemu ternyata mereka sering melakukan hubungan layaknya suami istri dan si cewek ternyata hamil,anehnya saat si cowok mengajak untuk meresmikan hubungan mereka si cewek malah menginginkan janin yang sudah dia kandung untuk digugurkan.

Perasa’an sedih bercampur dengan kemarahan selalu menggelayut dalam hari-hari cowok itu,dalam hati dia bertanya,kenapa?tak jua jawaban yang hadir…

Akhirnya diikuti juga keinginan pasanganya itu,tapi janin yang ada dalam perut itu ternyata tak ingin hilang dan akhirnya kepasrahan dihati membuahkan hasil,cinta sang cewek yang hilang akhirnya tumbuh lagi dan dia berkata sama cowoknya,aku ingin dihari ulang tahun kamu,kamu bawa’in aku cincin dan kita ngomong sama orangtuaku.

Singkat cerita mereka berdua menikah dan lahirlah anak mereka,setelah satu tahun si cowok memberanikan diri bertanya”kenapa dulu waktu aku mengajak kamu nikah kamu gak mau dan ingin anak itu digugurkan”istrinya menjawab “karena saat itu aku diajak nikah oleh seorang cowok asal solo”.tanpa sepengetahuan istrinya dia menangis,ternyata orang yang aku cintai sepanuh hati tanpa pernah mengungkit cerita masa lalunya tidak benar-benar mencintaiku…

Dalam sesi lain ternyata setiap saat dia kebayang akan masa lalu istrinya,dia berusaha memendam tapi setiap saat pikiran itu hadir dalam benaknya,tentang orang yang mengambil keprawanan istrinya atau bahkan udah berapa kali istrinya tidur sama laki-laki.

Dari cerita diatas tadi tidak gampang orang menerima keada’an istrinya yang sudah tidak “perawan”.dia harus kuat untuk memendam bayang-bayang masa lalu orang yang kita cinta.

Rumah tangga akan bertahan dan akan bahagia jika kita bisa menerima keada’an orang yang kita cinta..

Pada para pembaca mencintai dan dicintai,sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan akan berakhir seperti apa..

Cinta itu indah, tidak gampang menemukan cinta yang tulus dan sejati, jaga baik-baik hubungan dalam cinta.Jangan pernah berkata cinta kalau belum tau apa itu cinta

keprawanan itu ternyata sangat penting untuk kita jaga dan kita pertahankan untuk orang yang benar-benar tulus mencintai kita.

your freind

ekolaziale>>>>ForZa Lazio

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: